mansilladelasmulas.com – Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, memastikan timnya siap menghadapi Zrinjski pada leg pertama play-off babak 16 besar Liga Conference. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Bijeli Brijeg, Mostar, Kamis malam waktu setempat. Glasner menegaskan seluruh persiapan berjalan maksimal dalam sepekan terakhir.
Ia menyampaikan hal itu melalui laman resmi klub. Menurutnya, para pemain menunjukkan komitmen tinggi selama sesi latihan. Intensitas latihan meningkat untuk menjaga kebugaran dan ketajaman tim. Ia juga memuji fokus serta semangat para pemain menjelang laga penting ini.
Glasner menyebut momen ini sangat bersejarah bagi klub. Untuk pertama kalinya, Crystal Palace tampil di kompetisi Eropa. Ia menilai keberhasilan bertahan hingga fase gugur pada bulan Februari sebagai pencapaian positif. Namun, ia menegaskan tim tidak ingin berhenti sampai di sini.
“Kami menantikan kelanjutan kompetisi ini. Ini pengalaman berharga bagi klub,” ujar Glasner. Ia menambahkan bahwa timnya ingin melangkah sejauh mungkin. Ambisi itu menjadi motivasi tambahan bagi skuad.
Pelatih asal Austria tersebut menekankan pentingnya mentalitas dalam pertandingan dua leg. Ia tidak ingin para pemain bersikap pasif saat bertanding. Menurutnya, pendekatan bertahan demi hasil imbang bukan filosofi yang ia anut.
“Saya tidak suka masuk lapangan dan bilang hasil imbang sudah cukup,” tegasnya. Ia menilai sikap tersebut akan mengurangi agresivitas tim. Glasner ingin anak asuhnya tetap bermain menyerang.
Ia memastikan Palace akan tampil dengan gaya progresif. Tim akan berusaha mencetak gol sejak awal laga. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan permainan. Struktur tim harus tetap terjaga sepanjang pertandingan.
Baca juga: “Arteta Sesalkan Kekalahan Arsenal di Tangan MU”
“Kami ingin bermain sepak bola. Kami ingin mencetak gol. Kami ingin menyerang,” kata Glasner. Ia menambahkan bahwa keseimbangan lini menjadi kunci dalam laga tandang. Menurutnya, disiplin taktik akan menentukan hasil akhir.
Secara statistik, Crystal Palace menunjukkan perkembangan konsisten musim ini. Di kompetisi domestik, mereka mampu bersaing di papan tengah. Produktivitas gol meningkat dibanding musim sebelumnya. Hal itu menjadi modal penting menghadapi laga Eropa.
Sementara itu, Zrinjski dikenal sebagai tim kuat di kandang. Klub asal Bosnia dan Herzegovina tersebut memiliki rekor kandang impresif. Atmosfer Stadion Bijeli Brijeg juga kerap memberi tekanan bagi tim tamu. Glasner menyadari tantangan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pengalaman internasional beberapa pemain akan membantu tim. Meski debutan di Eropa, Palace memiliki skuad dengan jam terbang tinggi. Kombinasi pemain muda dan senior menjadi kekuatan tambahan. Faktor mental dinilai sangat krusial.
Terkait kondisi pemain, Glasner memberikan pembaruan terbaru. Ia memastikan tidak ada cedera tambahan yang signifikan. Namun, beberapa pemain masih harus menepi.
Jeff Lerma absen akibat cedera hamstring. Ia diperkirakan menepi sekitar tiga pekan. Absennya Lerma memengaruhi kedalaman lini tengah.
Eddie Nketiah juga mengalami kemunduran kondisi. Ia dipastikan absen beberapa minggu ke depan. Sementara itu, JP Mateta masih menjalani rehabilitasi. Glasner berharap Mateta kembali dalam dua atau tiga minggu.
Meski demikian, Glasner tetap optimistis. Ia memastikan pemain lain dalam kondisi siap tempur. Ia menilai skuadnya cukup kompetitif untuk laga penting ini.
Pertandingan leg pertama akan sangat menentukan. Hasil positif di Mostar akan memberi keuntungan besar. Palace ingin membawa momentum ke leg kedua di kandang. Dukungan suporter di London diharapkan menjadi dorongan tambahan.
Glasner menutup pernyataannya dengan nada percaya diri. Ia menekankan pentingnya fokus sejak menit pertama. Ia juga meminta tim menjaga konsentrasi hingga peluit akhir. Menurutnya, detail kecil bisa menentukan nasib di fase gugur.
Dengan persiapan matang dan mentalitas menyerang, Crystal Palace bertekad mencetak sejarah baru. Laga melawan Zrinjski menjadi ujian karakter dan konsistensi. Jika mampu tampil disiplin dan efektif, Palace berpeluang besar melangkah ke babak berikutnya.
Baca juga: “Coba Dipertahankan Crystal Palace, Pelatih Oliver Glasner Tetap akan Pergi di Akhir Musim?”




Leave a Reply