Azizah Salsha Tegas Tolak Damai dengan Bigmo dan Resbob
mansilladelasmulas.com – Kasus hukum antara selebgram Azizah Salsha dan dua YouTuber kakak beradik, Bigmo serta Resbob, memasuki tahap mediasi di Bareskrim Polri pada Jumat (19/9/2025). Pertemuan ini diharapkan dapat menghadirkan jalan damai, namun hasilnya belum sesuai harapan. Kuasa hukum Azizah, Anandya Dipo Pratama, menegaskan bahwa kliennya belum menunjukkan niat berdamai sehingga proses hukum kemungkinan tetap berlanjut.
Kedua terlapor, Muhammad Jannah alias Bigmo dan Adimas Firdaus alias Resbob, telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Mereka berharap Azizah dapat memaafkan dan menghentikan proses hukum yang sedang berjalan. Resbob bahkan menyampaikan harapannya bisa segera kembali melanjutkan kuliah di Surabaya setelah masalah selesai.
Meski begitu, tim kuasa hukum Azizah menyatakan bahwa permintaan maaf tersebut tidak serta merta menghapus dampak fitnah yang dialami klien mereka. Hingga kini, Azizah Salsha masih memilih menempuh jalur hukum sebagai langkah tegas melawan pencemaran nama baik.
Bella Hadid Kembali Berjuang Lawan Penyakit Lyme
Supermodel Bella Hadid kembali menjadi sorotan setelah sang ibu, Yolanda van den Herik, membagikan kondisi putrinya melalui unggahan di Instagram. Bella terlihat menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat penyakit Lyme yang dideritanya sejak 2013. Dalam unggahan tersebut, Yolanda memperlihatkan banyaknya obat yang dikonsumsi Bella untuk bertahan dari rasa sakit.
Sebagai penyintas Lyme, Yolanda memahami betul penderitaan putrinya. Ia menyampaikan kekagumannya atas semangat Bella yang terus berjuang meski menghadapi pengobatan panjang dan melelahkan. “Aku sangat bangga melihat keberanianmu. Kau tidak sendiri, aku akan selalu mendukungmu,” tulis Yolanda.
Kisah Bella kembali menyoroti kesadaran publik mengenai Lyme disease, penyakit yang sering salah diagnosis dan butuh perawatan jangka panjang. Dukungan dari keluarga dan komunitas menjadi faktor penting dalam menjaga mental para pasien.
Rachel Vennya Dikritik Usai Unggahan di Media Sosial
Selain kasus Azizah Salsha dan kabar Bella Hadid, nama Rachel Vennya juga ramai diperbincangkan warganet. Selebgram tersebut menerima hujatan di media sosial setelah salah satu unggahannya dianggap tidak pantas oleh sebagian pengguna. Meski detail unggahan tidak dijelaskan secara rinci, reaksi publik menunjukkan besarnya sorotan terhadap figur publik di ranah digital.
Fenomena ini mencerminkan risiko besar bagi selebritas di era media sosial, di mana setiap konten dapat memicu respons luas. Pakar komunikasi digital menilai, transparansi dan tanggung jawab dalam berinteraksi dengan audiens adalah kunci menjaga reputasi publik figur. Ke depan, kasus seperti ini bisa menjadi pembelajaran penting bagi para influencer untuk lebih berhati-hati.
Rachel Vennya Dihujat Usai Unggah Video Tasya Farasya Menangis
Rachel Vennya kembali menjadi sorotan publik setelah mengunggah video sahabatnya, Tasya Farasya, yang sedang menangis di kamar. Video tersebut diberi keterangan “Memong yang kuat ya” dan dibagikan melalui fitur Exclusive Instagram pribadinya. Konten itu memicu reaksi keras warganet yang menilai tindakan Rachel tidak etis.
Kritik publik muncul karena saat ini Tasya tengah menjalani masa tenang dan memilih rehat dari media sosial. Banyak warganet menilai Rachel memanfaatkan momen pribadi sahabatnya untuk keuntungan finansial, mengingat fitur Exclusive bersifat berbayar.
Selain menyinggung etika, sejumlah pengguna juga mempertanyakan motivasi Rachel. Mereka menuding Rachel sengaja meningkatkan engagement dengan mengumbar masalah pribadi sahabatnya. “Padahal Tasya sudah menutupi kesedihannya dari sosmed. Kok malah elo yang umbar?” ungkap akun @ri*yue.
Fenomena ini memperlihatkan risiko besar yang dihadapi figur publik dalam menggunakan media sosial. Pakar komunikasi digital menilai, konten yang bersifat personal harus mendapat persetujuan pihak terkait untuk menghindari polemik. Kasus Rachel Vennya dapat menjadi pelajaran penting bagi influencer lain agar lebih berhati-hati saat membagikan momen pribadi orang lain di ruang digital.
“Baca juga: Meningkatnya Potensi Tindak Pidana di Pilkada 2024 Sejarah dan Tren“ [2]




Leave a Reply