mansilladelasmulas.com – Selama bulan Ramadhan 2026, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali membagikan takjil gratis di berbagai halte BRT. Program ini berlangsung di 14 koridor utama, 10 rute Royaltrans, 11 rute Transjabodetabek, dan enam titik bus stop, bertajuk “Bukadijalan”. Lebih dari 520 ribu paket takjil disiapkan bekerja sama dengan enam perusahaan swasta.
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, menegaskan tujuan program ini. “Kami ingin memastikan mereka (penumpang) dapat membatalkan puasa dengan nyaman dan tepat waktu,” ujarnya di Jakarta, Rabu.
Takjil yang dibagikan beragam, mulai dari biskuit oat gandum kurma, air mineral, buah pisang, jus, minuman isotonik, hingga camilan praktis. Penumpang dapat menikmati paket ini sambil menunggu waktu berbuka di halte Transjakarta.
Selain itu, Transjakarta menghadirkan program “Ngebuburide” bekerja sama dengan Dinas Sosial DKI Jakarta. Program ini berlangsung lima kali seminggu dan mengajak anak-anak dari PPKS serta lansia penghuni Panti Werda di lima kota administrasi. Mereka diajak naik bus sambil mengikuti diskusi kreatif di halte, kemudian menutup kegiatan dengan buka puasa bersama.
Program ini dirancang agar edukasi mengenai transportasi publik dapat diterima dengan cara yang menyenangkan. Anak-anak dan lansia memperoleh pengalaman interaktif yang edukatif sekaligus menghibur.
Welfizon menambahkan bahwa salah satu halte, MH Thamrin, akan dijadikan Ramadhan Corner. Area ini disulap menjadi ruang publik estetik yang mendukung UMKM lokal. Penumpang bisa berbelanja produk pilihan atau sekadar menikmati suasana sambil menunggu waktu berbuka.
“Kami ingin menjadikan Transjakarta lebih dari sekadar moda transportasi. Transjakarta hadir sebagai ‘lifestyle hub’ yang humanis dengan aspek sosial, edukasi, dan ekonomi berjalan beriringan dalam satu ekosistem transportasi publik,” ujar Welfizon.
Baca juga: “Indonesia Baru Punya 71 Obat Herbal Terstandar”
Ramadhan Corner di MH Thamrin juga menghadirkan dekorasi tematik yang instagramable, menambah pengalaman penumpang saat menunggu bus. Hal ini sejalan dengan konsep Transjakarta yang ingin menghadirkan ruang publik multifungsi dan ramah pengguna.
Program Takjil Gratis dan Ngebuburide juga menekankan kolaborasi sektor publik dan swasta. Dukungan enam perusahaan swasta memastikan distribusi takjil merata dan program berjalan lancar. Ini menunjukkan model kemitraan yang efektif dalam menghadirkan layanan publik berbasis sosial dan budaya.
Dengan jumlah lebih dari setengah juta paket takjil, Transjakarta memfasilitasi ribuan penumpang setiap harinya. Kegiatan ini tidak hanya meringankan kebutuhan berbuka, tetapi juga membangun citra transportasi publik sebagai solusi urban yang humanis dan inklusif.
Selain aspek sosial, program ini berdampak positif bagi ekonomi lokal. UMKM yang terlibat di Ramadhan Corner memperoleh kesempatan memasarkan produk secara langsung kepada masyarakat, meningkatkan visibilitas dan pendapatan selama bulan puasa.
Rangkaian kegiatan ini menegaskan Transjakarta sebagai inovator transportasi publik di Jakarta. Moda transportasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga sebagai ruang sosial, edukasi, dan budaya yang dapat dinikmati masyarakat.
Dengan program Takjil Gratis, Ngebuburide, dan Ramadhan Corner, Transjakarta berhasil menghadirkan pengalaman Ramadan yang menyenangkan, edukatif, dan inklusif bagi penumpang dari berbagai kalangan. Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh bagaimana transportasi publik dapat menjadi pusat aktivitas sosial dan budaya.
Baca juga: “Pendaftar Bazar Takjil Ramadan Blitar Membludak, Capai 385”




Leave a Reply