mansilladelasmulas.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menyerahkan 200 unit laptop kepada para siswa peserta Festival Budaya Pelajar 2025. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, di Nabire, Rabu.
Dalam siaran pers resmi, Gubernur Nawipa menekankan bahwa bantuan laptop merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM). “Laptop adalah aset masa depan pelajar. Gunakanlah untuk pengembangan diri dan pendidikan, bukan hiburan,” ujarnya.
Penyaluran Bertahap, Fokus ke Kabupaten di Seluruh Papua Tengah
Total 200 unit laptop disiapkan Pemprov Papua Tengah dan akan disalurkan secara bertahap. Tahap pertama difokuskan pada pelajar di Kabupaten Nabire, kemudian menyusul Kabupaten Deiyai, Dogiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya.
Gubernur Nawipa menambahkan bahwa bantuan serupa akan terus diberikan, terutama bagi siswa berprestasi. “Kami ingin mendorong generasi muda yang siap bersaing dan memajukan daerah melalui pendidikan dan teknologi,” kata Nawipa.
Baca juga: “Kemenkes Laporkan Penurunan Drastis Kasus Keracunan MBG”
Pendidikan sebagai Fondasi Perubahan dan Kemajuan
Menurut Nawipa, pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah. Guru berperan mendorong, tetapi kesuksesan seorang siswa tergantung pada upaya pribadi. Bantuan laptop diharapkan memperkuat kemampuan siswa memanfaatkan teknologi untuk belajar dan penelitian.
“Keberhasilan seseorang ditentukan oleh dirinya sendiri. Laptop ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pendidikan, inovasi, dan pengembangan kemampuan,” tegasnya.
Laptop Dorong Transformasi Digital dan Pendidikan
Pemprov Papua Tengah melihat bantuan laptop sebagai langkah strategis untuk memperluas akses teknologi pendidikan di wilayahnya. Selain mendukung pembelajaran digital, laptop juga diharapkan menjadi sarana bagi pelajar mengasah keterampilan IT, penelitian, dan kreativitas.
Bantuan laptop diserahkan langsung kepada 23 peserta didik dan dua guru di Nabire. Penyerahan ini menjadi simbol kebangkitan teknologi pendidikan yang diharapkan mendorong peningkatan kualitas SDM di seluruh Papua Tengah.
Generasi Muda Siap Bersaing
Dengan bantuan laptop, Pemprov Papua Tengah menargetkan terciptanya generasi pelajar yang adaptif terhadap teknologi, mampu bersaing secara nasional, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Gubernur Nawipa menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memfasilitasi pendidikan dan teknologi sebagai prioritas pembangunan jangka panjang.
“Momentum ini harus menjadi dorongan untuk inovasi dan semangat belajar bagi seluruh pelajar Papua Tengah. Kami percaya investasi dalam pendidikan adalah investasi bagi masa depan daerah,” pungkas Nawipa.
Baca juga: “Dinas Pendidikan Papua Diskusikan Pelaksana RKAS MBG Sekolah Pendampingan UNICEF”




Leave a Reply